SEMARAK DFK VD

SEMARAK DFK VD
Silahkan KLIK Gambar Di Atas
MITRA USAHA& PENYEDIA KEBUTUHAN TERNAK ANDA
Sarana Informasi Resmi PT. Villa Domba Niaga Indonesia, SMS HP. 0815.941.3826/0856.779.8001, Email. agusramadas@yahoo.co.id, Salam Petani& Peternak Indonesia!

Senin, 04 Juli 2011

KABAR KAMI

“Kang Agus kemana ya? Blog tidak pernah updated dan bahkan menjadi jarang bisa dijumpai di lokasi perkebunan dan peternakan?” demikian ragam pertanyaan yang banyak penulis terima sebagai SMS yang masuk melalui Handphone ataupun Email yang terbaca, Alhamdullilah, ucapan terimakasih atas perhatian yang begitu besar diberikan oleh para pembaca setia sekalian. Tetap terus berkarya pada bidang perkebunan dan peternakan untuk Kemajuan Insan Pertanian dan Peternakan Indonesia!







Beberapa bulan kebelakang adalah memang kunjungan para tamu asing terkait usaha perkebunan vanilla sebagai amanah yang harus diemban oleh penulis daripada perusahaan untuk dapat memberikan pelayanan usaha terkait kedatangannya, sungguh menyenangkan pastinya berkesempatan mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru seputar dunia perkebunan yang ternyata tetap tidak bisa terlepas dari dunia peternakan. “Organik Agus, kembangkan budidaya perkebunan yang ramah lingkungan tanpa mengandalkan pupuk dan obat kimia buatan, be natural, tetap dengan pupuk kandang!” sebuah pesan yang senantiasa terus diingatkan oleh para pelanggan setia produk vanilla Kami khususnya. Di beberapa kesempatan, tidak lupa 2 jagoan cilik diajak turut serta dengan harapan sedari kecil mencintai bidang yang menjadi jatidiri bangsa, Pertanian dan Peternakan!





“Kang, tidak menyangka ya bila kotoran domba juga bisa menghasilkan uang dan tukang domba bisa menjalin hubungan dengan dunia luar!” pancaran semangat yang Alhamdullilah dapat penulis lihat dari beberapa sahabat muda Fakultas Peternakan Unpad Bandung yang saat ini pula tengah melakukan praktik kerja lapangan di lokasi perkebunan dan peternakan Kami. “Kalian tidak boleh berpikir sempit, banyak produk turunan dari bidang peternakan yang masih luput dari perhatian dan belum termanfaatkan optimal dari sisi ekonomis.” ucap ayah penulis kepada para sahabat muda. Siapa bilang Petani dan Peternak Indonesia tidak bisa ke Pentas Dunia? Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia!

Selasa, 19 April 2011

BAKSOS TQ

“…Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaan-Nya“. (QS. Al-Ma’idah:2)








”Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan, dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut”. (QS. Al Mu'minuun, 23:21-22)








Alhamdullilah, dapat berlangsung dengan lancar pada akhirnya dan diberikan kemudahan oleh Allah SWT terkait kegiatan pelaksanaan baksos tabungan qurban yang mana digagas oleh salah seorang koordinator penabung belum lama ini di lokasi perkebunan dan peternakan yang Kami miliki. Pertemuan silaturahmi yang melibatkan beberapa penabung qurban, koordinator penabung dan manajemen perusahaan Kami yang diberikan amanah sebagai operator kemitraan oleh para penabung, tidak ketinggalan pastinya kehadiran para pembina kelompok kemitraan dan beberapa petani desa sebagai bagian ujung tombak perusahaan Kami di sektor produksi dan pembesaran ternak serta ada pula sahabat muda jurusan Manajemen Agribisnis IPB yang berkenan membantu jalannya kelancaran acara. “Sudah saatnya pemasaran produksi hasil ternak dikemas dalam suatu tampilan yang baru, berbeda dibandingkan yang lainnya dengan tetap mengutamakan kepuasaan pelanggan sebagai tujuan utama, pondasi utamanya tetap Kemitraan!” demikian kalimat pembuka yang disampaikan oleh pak Suhadi Sukama selaku Sang Penggagas Villa Domba.









Alirkan Rejeki Kota untuk Membangun Desa! Apabila kebutuhan hewan qurban pada setiap perayaan Idul Adha dapat dikemas dengan baik menjadi suatu program yang dinamakan Tabungan Domba Qurban, 1 ekor domba dihargakan Rp. 1.500.000,-, selanjutnya diberikan kemudahan bagi konsumen yang berniat berqurban domba dengan cara pembayaran dicicil tiap bulannya selama jangka waktu 12 bulan, apabila ada 100 orang warga yang ikut serta pada suatu komplek perumahan? Maka itu artinya potensi dana masyarakat yang terkumpul bisa mencapai Rp. 150.000.000,- untuk beralih ke desa! Sepanjang pengalaman perusahaan Kami dalam bermitra bersama petani desa, 1 orang petani desa bisa mendapatkan keuntungan bagi hasil rata-rata sebesar 400 ribuan dari 1 ekor domba selama 1 siklus usaha penggemukkan domba, dengan kemampuan petani memelihara antara 5 hingga 10 ekor domba maka setidaknya 2 juta rupiah akan menjadi potensi pendapatan ekonomi warga desa. Nah apabila ada 100 ekor domba? Atau kenapa tidak 1000 ekor domba? Ini belum terhitung potensi pupuk kandang yang bisa dihasilkan dari kotoran ternak domba! Sejahteralah Petani dan Peternak Indonesia!








”Jadi Bapak sudah membina berapa petani desa saat ini bersama Villa Domba?” tanya salah seorang koordinator penabung kepada seorang pembina kelompok ternak yang hadir saat pertemuan silaturahmi dan pembagian paket bakti sosial berupa pakaian, peralatan tulis dan sembako dari para penabung qurban untuk petani desa. ”Alhamdullilah pak, kalau ditotal jumlah ternaknya sudah lebih dari 200 ekor bersama petani desa untuk pembibitan dan penggemukkan! Targetnya sih ingin sampai 500 ekor ternak!” ucap pak Edi si pembina kelompok dimaksud dengan penuh rasa bangga, ”Harus merata atuh distribusi ternaknya agar semua mitra tiap wilayah dapat kebagian rejeki kota.” ucap penulis. Tampak gambar di atas adalah pak Edi bersama kang Alam dan sahabat muda jurusan Manajemen Agribisnis IPB yang tengah melakukan cross check data petani plasma sebagai penerima paket bakti sosial tq.




Mari Kita alirkan rejeki Kita di kota untuk membangun desa! Pastinya penggemukkan domba bermitra dengan petani desa Insya Allah akan memiliki nilai ekonomi luar biasa, saling berbagi tugas antara yang di kota dan yang di desa, hanya saja memang perlu ditetapkan aturan main yang disepakati bersama dalam bentuk kerjasama bagi hasil yang saling menguntungkan. Paling penting yaitu pembagian resiko, tugas, dan tanggungjawab yang tertuang dalam bentuk tertulis karena tetap pada bagian akhir dari kerjasama yang terjalin nanti harapannya ialah produksi ternak berkualitas untuk kepuasan pelanggan. Membeli ternak qurban disaat akhir menjelang pelaksanaan pemotongan pada perayaan Idul Adha sejujurnya adalah hanya sedikit memberikan keuntungan bagi peternak, pastinya juga ini menyia-nyiakan potensi ekonomi umat yang sebenarnya bisa dibangun di setiap perayaannya. Dari Umat, Oleh Umat dan Untuk Umat! Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia!

Senin, 28 Maret 2011

AIR MATA& SENYUMAN

"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" (Q.S Al Insyiraah: 5-6)




Menitik air mata ayahnanda dan tak kuasa menahan tangis manakala menyampaikan rasa duka yang mendalam atas bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang belum lama ini. Ya, di tengah suasana duka yang masih ada di mana tentunya suatu keharuan ketika beberapa tamu dari negeri Sakura Jepang adalah tetap berkunjung ke lokasi perkebunan vanilla dan peternakan domba Kami. “Atas nama manajemen dan juga pribadi di mana Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas bencana gempa dan juga tsunami yang menimpa masyarakat Jepang, adalah doa Kami agar masyarakat Jepang diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalani ujian ini.” Demikian kiranya kalimat pembuka yang disampaikan oleh ayahnanda kepada beberapa tamu Jepang tersebut yang juga ditemani oleh seorang senior sekaligus guru dari sekian banyak guru dalam dunia wirausaha yang Alhamdullilah dapat penulis kenal dan bersilaturahmi. Adalah melihat dari dekat tentang kesiapan Kami dalam menyambut musim panen tahun ini sekaligus rangkaian teknis budidaya yang Kami miliki terkait kunjungan beberapa tamu dari negeri Sakura dimaksud. Petani dan Peternak Indonesia, siap ke pentas dunia!












Lalu bagaimana dengan senyuman Kami? “Kang, untuk laporan tugas akhir Saya nanti di mana rencana Saya akan mencoba membuat suatu produk vanilla extract namun halal vanilla extract.” Enam orang sahabat muda dari jurusan manajemen agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB) memang tengah berada di lokasi Kami saat ini, dari rencana 3 bulan kegiatan pratikum kerja di mana 1 bulan sudah mereka jalani untuk mengetahui lebih jauh tentang usaha peternakan domba dan juga perkebunan vanilla serta upaya inovasi produk. ”Kalau Saya rencana akan mengangkat tentang produk dendeng berbahan baku daging domba kang.” demikian ucap sahabat muda lainnya. Satu per satu di mana para sahabat muda ini memaparkan terkait business plan mereka di hadapan sang penggagas. ”Kalian harus bersyukur dengan tanah air yang Kita miliki, akan tetapi kenapa pertanian dan peternakan Kita tidak pernah maju? Harus ada inovasi yang akan selalu membuat langkah Kita menjadi lebih maju, belajar dari Jepang!” Ada air mata dan juga ada senyuman di lokasi Kami belum lama ini, namun dibalik keduanya adalah besar harapan selalu ada semangat untuk bangkit dan menjadi insan pertanian serta peternakan Indonesia yang lebih baik, Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia! Inovasi, Indonesia Bangkit! (Agus Ramada Setiadi)

Jumat, 04 Maret 2011

CORETAN TH. 2011

Ucapan permohonan maaf bagi para pembaca setia Blog sekalian bilamana cukup lama penulis tidak aktif menulis, tanpa terasa di mana dari upated terakhir sudah pergantian tahun dari 2010 menuju 2011. Seorang sahabat yang bekerja pada salah satu stasiun televisi swasta suatu ketika mengirimkan pesan singkat kepada penulis, ”Kang, ada ide dan gagasan apa lagi nih terkait inovasi bidang usaha peternakan?” Suatu kebetulan tidak lama kemudian diterima pula sebuah pesan singkat daripada salah satu koordinator tabungan qurban, ”Kang, para penabung seperti biasa bermaksud turun ke desa, ingin tahu juga lebih dekat bagaimana kehidupan petani dan peternak yang menggemukkan domba qurban mereka.”


Alhamdullilah, di mana langsung saja penulis respond permintaan koordinator tabungan qurban di atas dengan pernyataan, ”Siap! Dengan satu syarat, semoga berkenan di mana kegiatan kunjungan ke desa untuk tahun ini sekaligus melakukan kegiatan bakti sosial untuk warga desa!” Wah, aliran rejeki dari kota ke desa Insya Allah bisa berlipat ganda, tidak hanya sekedar dari tabungan qurban, kegiatan bakti sosial yang dilakukan seperti misalnya dengan sumbangan buku bacaan, buku tulis dan peralatan sekolah termasuk sumbangan baju yang masih layak pakai barangkali akan bermanfaat tentunya untuk petani desa.

Kebiasaan gatel penulis bilamana ada suatu rencana yang akan dijalankan di mana segera melakukan studi literatur, terkaget-kaget juga di mana ternyata ibadah qurban bisa disinergikan dengan penyelenggaraan paket tour wisata, bahasa kerennya bilang mah Qurban Package Tour. Hanya saja kemasannya saat ini lebih banyak sebatas mengundang para pequrban untuk datang ke lokasi saat pemotongan hewan qurbannya di hari H, bayangkan bila kemasannya termasuk pula mengundang para pequrban untuk melihat proses hulunya secara rutin pada petani yang dikemas dengan kegiatan sosial sekaligus menikmati potensi keindahan desa, Nilai Ibadah Qurban Insya Allah lebih Bernilai Ganda dan Tidak Hanya Sekedar Memotong Ternak& Membagikan Dagingnya Semata! Wisata Hati Qurban bagi para Penabung Domba Qurban, Alirkan Rejeki di Kota untuk Membangun Desa! Mantap pisan euy impiannya, ada Bank sebagai Developer Ternak nya, ada Peternak Plasma dan Inti sebagai Operatornya, dan bisa dilibatkan Tour Agent untuk organizer Wisata Sosial nya, Amin.

Informasi menarik yang penulis dapatkan dari sebuah web pemberitaan, terdapat 183 kabupaten di Indonesia saat ini yang termasuk sebagai daerah tertinggal di mana di dalamnya mencakup 27,746 desa atau 35,47 persen dari total 75,410 desa yang ada di Indonesia. Bahasa pemerintahnya bilang mah saat ini sedang dijalankan suatu program yang dinamakan Bedah Desa, bertumpu pada tiga pilar pendekatan yakni agribisnis, berbasis mata pencaharian berkelanjutan dan berbasis hak. Ketiga pendekatan ini bermuara bagi suatu kerangka kerja yang bertumpu pada tiga aspek dasar yakni partisipasi, penguatan akses, dan reformasi agrarian, serta akuntabilitas. Yuk ah Kita bersama membangun Desa, Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia! (Agus Ramada Setiadi, PT. Villa Domba Niaga Indonesia, SMS HP. 0815.941.3826, Email. agusramadas@yahoo.co.id)

Jumat, 10 Desember 2010

DEVELOPER TERNAK

Di tengah kenikmatan perjalanan berkeliling daerah, sejenak beristirahat, terasa ada yang ngegreget dan ngegerundel bilamana tidak updated Blog dan berbagi informasi yang semoga bermanfaat seputar gagasan pengembangan usaha ternak, ucapan permohonan maaf bilamana terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam penjelasan. ”Kang Agus, pola tabungan qurban bisa disempurnakan seperti bentuk kerjasama antara bank dan dengan developer perumahan loh ke depannya!” demikian ucap salah seorang senior dunia usaha kepada penulis belum lama ini.



”Maksudnya bagaimana pak?” tanya penulis penasaran. ”Iya, misal peternak sudah siap dari segi infrastruktur kandang, kemudian siap pula dari sisi bakalan ternak domba yang akan digemukkan, bagi kang Agus di mana sudah siap juga para petani plasmanya, ini khan ibarat rumah siap huni yang tinggal ditawarkan, dibeli dan ditempati pembeli, bank bisa saja menalangi dahulu ternak domba yang tengah digemukkan sebagai produk peternak dimaksud berdasarkan nilai akhirnya, kemudian bank bertugas juga mencari konsumennya yang dalam pembayarannya bisa berbentuk tabungan dengan cicilan minimal selama 1 tahun, bank khan memiliki fasilitas untuk mempermudah transaksi pembayaran konsumen, seperti autodebet misalnya!” Teringat juga perbincangan dengan salah seorang peternak senior sewaktu kegiatan pembahasan Blue Print Kambing Domba di Bogor pada 2 minggu lalu.



Wah, judulnya peternak jadi developer nih dalam hati penulis. Basisnya tetap harus ekonomi kerakyatan tentunya, bagi hasil syariah dan semangat alirkan rejeki dari kota ke desa. Bagi peternak, persiapkan dengan baik kemampuan teknis dan pengetahuan dalam usaha ternak, bilamana developer perumahan ialah bertugas meningkatkan pemanfaatan tanah dengan mengubah tanah pada lahan tersebut dari bentuk semula menjadi bentuk tanah yang sudah siap dibangun rumah di atasnya, maka tugas peternak adalah menggemukkan ternak di dalam kandang agar saat qurban memiliki berat kilogram hidup sesuai dengan apa yang dikomitmenkan kepada pelanggan. Dan jangan lupa, transparansi keuangan dan manajemen pastinya! Indahnya Nusantara, Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia! (Agus Ramada Setiadi, PT. Villa Domba Niaga Indonesia, SMS HP. 0815.941.3826, Email. agusramadas@yahoo.co.id)