KLIK Gambar Di Atas

Villa Domba Training Camp

Villa Domba Training Camp
Silahkan Klik Gambar Diatas
MITRA USAHA& PENYEDIA KEBUTUHAN TERNAK ANDA

Selasa, 01 Desember 2009

ARTI 75 BUNGKUS

Alhamdulillah, Pak agus Pagi ini saya telah transfer dana untuk program Berbagi Daging Qurban bersama Villa domba sebesar Rp.1.600.000 melalui bank BCA atas nama saya sendiri ke rek BCA sdri Indri Yuniawati. Bersama ini saya lampirkan formulir Berkurban dan Bukti transfer.

Email di atas adalah penulis terima dari salah seorang pembaca setia Blog Domba Garut yang saat ini beliau berdomisili di luar Indonesia. Sebuah amanah yang diterima oleh tim Villa Domba dari beliau untuk memotongkan hewan qurban domba di tanah air dan mendistribusikannya kepada yang berhak.




Berbeda dengan pemasaran domba qurban berupa layanan antar sampai tempat bagi konsumen yang berdomisili di wilayah Bandung, Cirebon dan Jabodetabek dengan jumlah pemesanan walaupun hanya 1 (satu) ekor, peminat program qurban Berbagi Daging Bersama Villa Domba tidaklah sebanyak pemasaran domba qurban layanan antar sampai tempat dimaksud, Alhamdullilah untuk tahun ini di mana Villa Domba mendapatkan kepercayaan untuk memotongkan dan mendistribusikan hewan qurban domba sebanyak 10 ekor yang walaupun jumlahnya kalah jauh dibandingkan pemesanan antar hidup di wilayah Bandung, Cirebon dan Jabodetabek namun ada kenangan tersendiri yang penulis tidak bisa lupakan saat menjalankan amanah dimaksud. Sebagai catatan memang sasaran daripada program Berbagi Daging Bersama Villa Domba adalah masyarakat Indonesia yang tengah berdomisili di luar negeri.







Sesuai rencana awal, sasaran utama yang ingin dijadikan sebagai target penerima daging qurban pada program Berbagi Daging Bersama Villa Domba 1430 H ini adalah masyarakat korban gempa yang berdomisili di wilayah Ciwidey kawasan Bandung Selatan. Teringat pesan yang disampaikan oleh adik penulis untuk memberikan prioritas utama selain desa sekitar yang berada di lingkungan perkebunan organik dan peternakan Villa Domba.

Satu hari sebelum pelaksanaan hari raya Idul Adha 1430 H di mana Villa Domba pun mendapatkan kunjungan dari salah seorang pembina mitra di wilayah Ciwidey kawasan Bandung Selatan, cemas dan sedih wajahnya saat menyampaikan berita bilamana belum ada tanda-tanda pembagian daging qurban di wilayahnya, Alhamdullilah di mana sudah ada kepastian peserta program Berbagi Daging Bersama Villa Domba saat itu di mana untuk Ciwidey kawasan Bandung Selatan mendapatkan amanah 2 ekor domba yang apabila dijadikan bungkus daging menjadi 75 bungkus. Betapa leganya hati dengan senyuman yang diberikan pembina mitra Villa Domba dimaksud sementara 8 ekor lainnya dipotong dan didistribusikan di wilayah serta kawasan yang berbeda.






Arti 75 Bungkus, tak dapat menahan airmata diri penulis manakala kedatangan tim Villa Domba disambut dengan sukacita oleh masyarakat yang ada saat hari distribusi tiba. Inilah kali yang pertama penulis melihat pemandangan pembagian daging qurban yang berbeda, penuh keharuan dan nuansa kasih bahagia, sulit diungkapkan dengan kata-kata namun pastinya berbeda dibandingkan pengalaman-pengalaman sebelumnya.

”Kang, mangga atuh mampir ke kandang Saya untuk melihat domba yang baru didropping minggu kemarin dari Villa Domba!” ucap seorang warga. Alhamdullilah, semangat warga untuk mulai memelihara ternak domba telah muncul kembali pasca musibah gempa beberapa bulan lalu. ”Nah, di sini kang nanti rencananya mau membangun kandang sentra kelompok teh.” Semakin terharu dengan inisiatif mereka untuk membangun kandang baru dengan biaya sendiri agar domba yang dimitrakan oleh Villa Domba semakin banyak.

Selain kemitraan pembibitan domba betina, seiring dengan kemampuan peternak mitra yang Alhamdullilah semakin meningkat dalam beternak domba di mana Villa Domba kini memang mentargetkan 1 orang peternak mitra dapat memelihara 10 hingga 15 ekor domba, 5 diantaranya adalah domba betina yang dimiliki oleh Villa Domba untuk kemitraan pembibitan sedangkan sisanya yang lain adalah anak domba jantan produksi Villa Domba untuk kepentingan tabungan qurban. Pelaksanaan Ibadah Qurban 1430 H memang baru saja usai, namun Insya Allah Villa Domba siap untuk pemesanan hewan qurban 1431 H yang akan datang dalam bentuk penyertaan cicilan tabungan qurban bagi pemesan yang berminat, Mari Kita Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan, Pemberdayaan Ekonomi Umat& Bangsa! Salam Peternak dan Majulah Usaha Ternak Indonesia!

KLIK Video Youtube:
http://www.youtube.com/watch?v=FvULB2BAu_w
Selain kemitraan pembibitan domba betina, seiring dengan kemampuan peternak mitra yang Alhamdullilah semakin meningkat dalam beternak domba di mana Villa Domba kini memang mentargetkan 1 orang peternak mitra dapat memelihara 10 hingga 15 ekor domba, 5 diantaranya adalah domba betina yang dimiliki oleh Villa Domba untuk kemitraan pembibitan sedangkan sisanya yang lain adalah anak domba jantan produksi Villa Domba untuk kepentingan tabungan qurban.


Informasi Blog:
Tabungan Qurban 1431 H – 5000 Rupiah untuk Peternak Bangsa.
Program 5000 Rupiah untuk Peternak Bangsa, Rp. 5.000,- per hari yang setara dengan Rp. 150.000,- per bulan, setelah menabung 12 bulan maka bisa Qurban 1 Ekor Domba Garut dengan Berat di atas 40 Kg. Bahagiakan hati petani dengan jaminan pasar qurban dan harga pasti, membantu beban petani dalam pembelian pupuk yang sekarang ini semakin mahal harganya dengan memelihara ternak domba, membuka lapangan kerja di desa. Informasi Silahkan Email. agusramadas@yahoo.co.id

Sabtu, 28 November 2009

DISKUSI DOKA& SAPI

Sebuah kumpulan diskusi menarik pada beberapa millis yang penulis ikuti seputar berita qurban 1430 H lalu, tidak ketinggalan diskusi yang terjadi di millis yang juga penulis kelola yaitu Insan Peternakan Indonesia. Semoga dapat menjadi informasi bermanfaat bagi Kita semua dan ucapan permohonan maaf bilamana terdapat kekurangan maupun kesalahan.

Memang menarik sekali masalah hewan Qurban di tahun ini. Terutama pergerakan minat konsumen hewan qurban yang trend nya bergeser lebih banyak ke Sapi, walaupun data lengkap dan otentik secara menyeluruh saya belum punya. Karena saya beternak sapi dan kambing, saya sangat bisa merasakan pergeseran ini.

Perlu diketahui lebih jauh boss menurut Saya tentang hati yang terdalam masyarakat kenapa lebih interest ke sapi, apa memang mengejar target jumlah plastik daging? Ataukah karena faktor harga? Atau mungkin prestise? Faktanya adalah bilamana faktor harga di mana dari data statistik internal yang Villa Domba miliki terkait trend permintaan doka dengan harga di bawah patungan kurban sapi cenderung meningkat selama 3 tahun terakhir. Berarti antara prestise ataupun jumlah target daging? Akan tetapi bilamana mengejar jumlah target daging pun dari pengalaman tim lapangan Kami yang baru distribusi daging kemarin adalah tidak berbeda nyata antara hasil bungkusan daging doka dengan bungkusan daging sapi. Mohon saran dan masukan. Berarti prestise? No comment untuk yang satu ini, yang jelas kecintaan pada bangsa dan nasib peternak rakyat harus digalakkan! Apapun kurbannya baik itu Sapi maupun Domba!

Beberapa tahun yang lalu jika sapi nya terlalu besar, pasti nggak bakalan laku di jual untuk qurban, karena yang mereka cari adalah sapi dengan harga sekitar tujuh jutaan -- untuk saya ini berarti sapi kecil atau yang kurus banget. Sedangkan tahun ini seberapa besarpun sapinya habis terjual. Sedangkan untuk Kambing jika terlalu besar justru tidak atau susah lakunya.

Ikut berbagi sedikit data boss, data statistik internal Villa Domba pasca closing kurban menunjukkan 50% hit distribution product adalah pada spec 30 Kg dengan harga Rp. 1.200.000,- per ekor, 28% pada spec 35 Kg dengan harga Rp. 1.400.000,- per ekor, 12% pada spec 40 Kg dengan harga Rp. 1.600.000,- per ekor dan 9% pada spec 45 Kg dengan harga Rp. 1.750.000,- per ekor. Trend naik tetap ada pada spec 30 Kg dan spec 35 Kg, trend stabil ada pada spec 40 Kg sedangkan trend turun ada pada 45 Kg. Secara total penjualan kenaikan di atas 30% dari kurban tahun kemarin.

Dulu kebanyakan hanya golongan menengah keatas yang berminat membeli sapi besar (harga di atas 10 jutaan) sebagai hewan qurban, tahun ini betul-betul merata dari semua lapisan yang berminat membeli sapi.

Ini menarik boss! Berlaku semacam pandangan bilamana memotong ternak sapi maka potensi daging yang akan dibagikan menjadi jauh lebih banyak, selain itu ada pandangan pula bilamana memotong ternak sapi jauh lebih mudah untuk pengerjaannya dibandingkan doka yang kecil-kecil. Kebanyakan ternak terlampau ribet katanya. Silahkan ditambahkan bilamana ada pengalaman dari peternak rakyat lainnya untuk kemajuan bersama. Salam Peternak!

Pandangan dari Senior Lainnya:

maka perubahan trend masyarakat utk memilih ternak sapi dibanding kambimg-domba hendaknya disikapi dengan lebih bijak dengan menambahkan ibadah kurban menjadi tak semata-mata memotong hewan kurban tapi hendaknya ibadah kurban ini juga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan dari lapis & tingkat ekonomi masyarakat yg paling bawah; untuk itu diperlukan peran kita, pemerintah & ulama lewat mui untuk mulai kembali ke khitah kurban pada masa nabi muhammad saw;"

Menurut saya, sebagai peternak kambing maupun sapi, pasti semuanya ingin produknya laris manis. Kalau peternak sapi sekarang menikmati keuntungan, kenapa peternak kambing harus bersedih. Idealnya semua peternak kambing maupun sapi bisa sama2 menikmati. Siapa tahu tahun depan terjadi hal yang sebaliknya. Jadi Allah sudah punya hitungan tersendiri, rezeki sudah diatur, kita hanya perlu berdoa dan berusaha.

Karena saya beternak untuk jualan ternaknya, maka saya lebih cenderung mempelajari perilaku konsumen /end user nya ketimbang mempelajari masalah lainnya yang saya nggak bakalan ngerti juntrungannya. Demikianlah Boss cerita dari saya, kesimpulan sementara -- konsumen masih mengutamakan harga murah dan prestis/image --atau MURYA ( murah tapi gaya) --karena hewan qurban nya gede kali ya.

Sebuah Perenungan untuk Kita semua:

”Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Syahib bin Gharqadah menceritakan kepada kami, ia berkata : saya mendengar penduduk bercerita tentang ’Urwah, bahwa Nabi S.A.W memberikan uang satu Dinar kepadanya agar dibelikan seekor kambing untuk beliau; lalu dengan uang tersebut ia membeli dua ekor kambing, kemudian ia jual satu ekor dengan harga satu Dinar. Ia pulang membawa satu Dinar dan satu ekor kambing. Nabi S.A.W. mendoakannya dengan keberkatan dalam jual belinya. Seandainya ‘Urwah membeli debupun, ia pasti beruntung” (H.R.Bukhari)

Apabila trend kenaikan harga domba kambing (sama dengan kenaikan harga Dinar) tetap seperti rata-rata trend 40 tahun terakhir yaitu naik 23.30 %/tahun; maka kambing Qurban yang sekarang harganya Rp 1.2 juta; 5 tahun lagi akan menjadi Rp 3.4 juta dan 40 tahun lagi akan menjadi Rp 5.22 Milyar ! Wow nggak masuk akal kah ? Sekali lagi inilah realita uang kita. Gunakan rumus finansial dasar FV=PV*(1+I maka akan ketemu angka-angka tersebut. Tetap tidak masuk akal membeli seekor kambing seharga Rp 5.22 Milyar ? Sebelum harga kambing menjadi Rp 5.22 milyar; sangat banyak yang bisa terjadi terhadap uang fiat kita. Oleh karenanya pemahaman dampak inflasi terhadap daya beli uang kita dalam rentang waktu yang panjang ini perlu kita kuasai agar kita tidak menjadi korban inflasi. Bapak-bapak kita, kakak-kakak kita yang lebih dahulu memasuki usia pensiun banyak sekali yang sekarang menderita secara finansial – karena mereka menjadi korban inflasi yang tidak pernah mereka sadari – apalagi lagi meng-antisipasi-nya. Coba perhatikan grafik diatas contohnya. Kalau Anda memiliki saudara tua yang mulai bekerja tahun 60-an; kemudian pensiun tahun 90-an; apa yang terjadi sekarang ?. Uang pensiun yang dikumpulkan dari jerih payah mereka selama sekitar 30 tahun bekerja; nilainya menjadi sangat tidak berarti karena harga kambing pun sudah naik 720 kali dibandingkan dengan harga kambing pada saat mereka mulai bekerja. Lantas apakah kita harus ramai-ramai memindahkan dana pensiun kita pada kambing? Why not? Tetapi kambing hanyalah representasi asset riil yang memiliki nilai terjaga; selain ke kambing tentu bisa ke asset riil lainnya berupa Dinar Emas, perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan dan berjibun pilihan investasi benda riil lainnya. Produktif dan InsyaAllah tidak tergerus inflasi. Wallahu A’lam. ( hidayatullah.com/Muhaimin Iqbal)

Sebagai Penutup& Masukan Penulis:
Apapun Qurbannya baik itu Domba, Kambing maupun Sapi,
Tetap Utamakan Produk Peternak Rakyat untuk Kemajuan Umat& Bangsa
Salam Peternak& Majulah Usaha Ternak Indonesia!
Ucapan terimakasih dari segenap tim Villa Domba atas kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen sekalian untuk pengadaan domba kurban jenis Domba Garut melalui Villa Domba. Tidak luput dari segala kekurangan dalam pelayanan di mana Kami pun mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada konsumen sekalian. Besar harapan Kami semoga kerjasama Kita dapat berlanjut di tahun mendatang. Insya Allah produk tabungan kurban 1431 H akan dibuka pada pertengahan bulan Desember tahun 2009, kiranya berkenan ikut serta untuk kemajuan peternak rakyat Indonesia! Salam Peternak!

Rabu, 11 November 2009

JAWA BARAT SIAP!

HPDKI - Profesional, Membumi, Berdikari& Mandiri




Alhamdullilah, pada akhirnya dapat terlaksana pertemuan silaturahmi antara kepengurusan DPP HPDKI Nasional dengan DPD HPDKI Provinsi Jawa Barat. Beberapa hal penting menjadi pokok bahasan khususnya untuk kemajuan HPDKI sebagai organisasi peternak tercinta di masa depan, terlebih HPDKI Jawa Barat dipandang memiliki fungsi dan peran strategis dalam ikut menentukan keberhasilan program kerja DPP HPDKI periode 2009-2014 dengan beberapa kelebihan yaitu berupa:


Histori pembentukan organisasi HPDKI Nasional tidak dapat terlepas dari keberadaan organisasi peternak kedaerahan yang ada pada masa itu di mana salah satunya di wilayah provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi di Indonesia dengan jumlah populasi ternak domba dan kambing terbanyak. Kemudian rencana pemerintahan provinsi Jawa Barat untuk menjadikan provinsi ini sebagai provinsi ternak domba di Indonesia. Keunikan usaha ternak domba kambing di provinsi Jawa Barat yang tidak hanya dapat diarahkan pada orientasi aspek budidaya/ agrobisnis akan tetapi juga mengandung nilai seni dan budaya. Beberapa pokok bahasan menarik yang kiranya dapat dishare pada Blog ini sebagai penyemangat untuk peternak domba kambing di seluruh Indonesia khususnya wilayah provinsi Jawa Barat adalah:

DPD HPDKI Jawa Barat mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan DPP HPDKI Periode 2009-2014. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Bp. Ir. Yudi Guntara selaku Ketua DPD HPDKI Jawa Barat. Harapan besar dimiliki oleh DPD HPDKI Jawa Barat agar kinerja kepengurusan DPP yang sekarang ini akan jauh lebih baik dari kepengurusan sebelumnya.

Cakupan wilayah kerja DPP HPDKI yang tentunya jauh lebih besar dibandingkan DPD menjadikan pengharapan pula agar organisasi ini lebih membumi dan mengakar di hati peternak seluruh Indonesia, HPDKI juga diharapkan dapat menjadi organisasi yang mengkritisi dan ikut memberikan solusi atas segala perkembangan yang ada terkait peraturan dan kebijakan usaha ternak di Indonesia di mana ada kaitannya dengan kesejahteraan peternak rakyat.

Terdapat suatu keselarasan antara program kerja yang dimiliki oleh DPD HPDKI Jawa Barat dengan DPP HPDKI Nasional khususnya terkait pengembangan usaha ternak di Indonesia di mana ada kaitannya dengan penambahan populasi ternak dan menjadikan usaha ternak sebagai agribisnis yang jelas menguntungkan. Salah satu program yang dimiliki oleh DPD HPDKI Jawa Barat saat ini adalah rencana pengembangan usaha ternak guna meningkatkan populasi dengan cara pembentukan cluster-cluster usaha ternak di beberapa wilayah kabupaten yang ada di provinsi Jawa Barat.

Harapan DPD HPDKI Jawa Barat sebaiknya program di atas segera diselaraskan dengan baik bersama program DPP HPDKI Nasional. Konsepnya adalah pengembangan usaha ternak dengan memanfaatkan area lahan khusus untuk peternakan pada suatu wilayah seluas antara 1 hingga 2 ha pada tiap-tiap kabupaten. Tantangannya adalah bagaimana DPP HPDKI Nasional bisa turut membantu keberhasilan program di atas karena berbicara pengembangan usaha ternak dengan pembentukan cluster di beberapa wilayah saat ini pastinya akan dihadapkan pada beragam kendala.

Selain program kerja DPD HPDKI Jawa Barat yang sebaiknya segera bisa diselaraskan dengan program kerja DPP HPDKI Nasional, terdapat saran dan permintaan di mana ada pula program kerja yang sebaiknya DPP HPDKI Nasional memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada DPD HPDKI Jawa Barat dalam pelaksanaannya dikarenakan terkait culture masyarakat, kekayaan plasma lokal dan seni kedaerahan. Program dimaksud antara lain seperti penyelenggaraan seni ketangkasan Domba Garut. Telah dimiliki standar baku dalam hal ini oleh DPD HPDKI Jawa Barat terkait seni ketangkasan Domba Garut.

DPD HPDKI Jawa Barat mengharapkan DPP HPDKI Nasional juga menjalin sinergi bersama organisasi lainnya yang ada di Indonesia di mana ada kaitannya untuk keberhasilan pelaksanaan program pengembangan usaha dan agribisnis ternak kambing domba di bumi nusantara. Dimiliki pandangan yang sama di mana ini akan sangat membantu dalam realisasi setiap program yang ada, mulai dari teknis pelaksanaan di lapangan, pengawasan dan bimbingan.

Terkait rencana pembentukan koperasi peternak domba kambing Indonesia yang mana pilot projectnya akan dilakukan di provinsi Jawa Barat, DPD HPDKI Jawa Barat sendiri sangat mendukung dalam pelaksanaannya. Satu pesan yang disampaikan adalah dalam pembentukannya nanti sebaiknya tidak melupakan aspek hilir sebagai penentu keberhasilan pembentukan koperasi peternak domba kambing Indonesia.

Terakhir terkait pendataan populasi dan peternak domba kambing di provinsi Jawa Barat, khusus untuk peternak Domba Garut yang memiliki standar galur murni, pemuliaan dan kriteria seni ketangkasan di mana telah terdata dengan baik oleh HPDKI Jawa Barat saat ini. Tentunya ini akan mempermudah rencana program kerja yang dimiliki oleh Departemen Organisasi DPP HPDKI.

Sebagai catatan tambahan, pada pertemuan dengan DPD HPDKI Jawa Barat lalu di mana Kami juga membicarakan seputar persiapan peternak yang ada kaitannya dengan ibadah kurban 1430 H, Kami sangat mengkritisi ketimpangan penawaran harga hewan kurban domba kambing kepada konsumen menjelang penyelenggaraan Idul Adha 1430 H. Patut dipertanyakan beberapa supplier hewan kurban yang menjual ternak dengan harga murah akan tetapi diragukan baik secara kualitas dan syariat.

Peternak Rakyat, Bersatulah untuk Kesejahteraan yang Lebih Baik!
Insya Allah pertemuan silaturahmi berikutnya adalah dengan DPD HPDKI Banten.
Salam Peternak& Majulah Usaha Ternak Indonesia!

Rabu, 04 November 2009

HATI DOMBA MUDA

Lamb Liver& Spiced Sauce
http://www.youtube.com/watch?v=wb6zH2fmDqQ&feature=fvsr
How to make Kebda M'Chermla a Moroccan rich and aromatic sidedish made with lamb liver cooked in a spiced sauce. One of the special dishes of Eid-El-Adha.


Lamb Liver& Vitamin B2 /Riboflavin.
http://www.chinesefood-recipes.com/food_articles/learn_your_vitamins.php
Vitamins are organic substances essential for good health. They can be found in a variety of foods and a good way to meet your needs is to eat a well balanced diet. Lamb Liver& Vitamin B2 /Riboflavin, lack of this vitamin can causes Hair loss, cataracts, dizziness, tired and red eyes, skin rashes, dull or oily hair, split nails. Benefits of this vitamin Improves anemia, relieves pregnancy cramps, maintains healthy skin, improves energy level, keeps nail and hair healthy. Lamb liver is top food sources of this vitamin.





Makanan Sehat untuk Mencegah Rambut Rontok?

http://www.inilah.com/berita/gaya-hidup/2009/06/03/111720/makanan-sehat-cegah-rambut-rontok/


Yang harus diketahui rambut yang kita miliki terbuat dari protein. Jadi asupan makanan yang kaya protein akan sangat baik untuk menjaga kesehatan rambut. Diet tinggi lemak akan mengakibatkan peningkatan kadar testosteron, dan ini berkaitan dengan rambut rontok. Coba pilih protein yang lebih tidak berlemak seperti ikan. Ikan mempunyai banyak manfaat selain mencegah kerontokan rambut. Konsumsi juga ayam, hati domba, ragi pembuat bir, keju rendah lemak, telur, almond, kedelai, dan yogurt. Selain itu, ada baiknya juga menambah asupan susu kedelai dan tahu. Selain kaya protein, makanan ini juga mengandung sedikit lemak jahat.

Pesan Hati Domba Muda?
Perlu Paha Daging Domba? Iga Daging Domba?
Daging Tanpa Tulang? Paket Tusuk Sate?
Silahkan Hubungi: Sdri. Fitri, Phone. (021) 886.7181
Layanan Antar untuk wilayah Jakarta& Bekasi
Email.
agusramadas@yahoo.co.id

Minggu, 01 November 2009

IGA DAGING DOMBA

Make Roast Rack Of Lamb
http://www.youtube.com/watch?v=D3H3hbqYcEk
Learn to make a marinated roast rack of lamb with Professional Chef Gerald Hirigoyen and Cooking.com






Bahan: Susu putih, 1 Kg Iga Domba, Kecap Asin, Saos Tomat. Bumbu Tumis: Bawang Bombay 1 Bongkol, Bawang Putih 4 Siung, Lada, Jahe, Gula, Daun Salam. Cara Membuat: Bumbu tumis dicincang atau dihaluskan, ditumis dengan margarin sampai wangi, dimasukkan kecap asin, saus tomat, susu sampai matang. Marinade Iga dengan bumbu tumis, masukkan dalam lemari es. Esoknya panggang atau bakar iga sambil masak lagi bumbu tumis dan dijadikan saus. Sajikan dengan kentang halus. ( http://www.flickr.com/photos/mdamt/3804535555/)


Tahukah Pembaca?
Daging Saos Tomat& Jeruk mencegah Anemia?
Janet R. Hunt, R.D., Ph.D., seorang peneliti dan ahli gizi di USDA Human Nutiriton Resource Center, menyarankan untuk membantu memaksimalkan penyerapan, zat besi sebaiknya dikonsumsi bersama bahan pangan sumber vitamin C, seperti tomat atau jeruk. (Conectique.com)


Pesan Iga Daging Domba?
Perlu Paha Daging Domba? Hati Domba?
Daging Tanpa Tulang? Paket Tusuk Sate?
Silahkan Hubungi: Sdri. Fitri, Phone. (021) 886.7181
Layanan Antar untuk wilayah Jakarta& Bekasi

Email. agusramadas@yahoo.co.id